Kegiatan Sosialisasi cuci tangan di SLTA,SMA,SMK, Sederajat oleh Stikes Maboro

Kegiatan Sosialisasi cuci tangan  di SLTA,SMA,SMK, Sederajat oleh Stikes Maboro

Mencuci tangan adalah salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari jemari dengan menggunakan air ataupun cairan lainnya oleh manusia dengan tujuan untuk menjadi bersih, sebagai bagian dari ritual keagamaan, ataupun tujuan-tujuan lainnya. Mencuci tangan baru dikenal pada akhir abad ke 19 dengan tujuan menjadi sehat saat perilaku dan pelayanan jasa sanitasi menjadi penyebab penurunan tajam angka kematian dari penyakit menular yang terdapat pada negara-negara kaya (maju). Perilaku ini diperkenalkan bersamaan dengan ini isolasi dan pemberlakuan teknik membuang kotoran yang aman dan penyediaan air bersih dalam jumlah yang mencukupi.

Mengapa tangan perlu dicuci?? Kenapa bukan anggota tubuh yang lain?? Pertanyaan itu kadang-kadang muncul dalam benak kita. Tangan merupakan bagian anggota tubuh kita yang mempunyai “mobilitas” tinggi. Tapi yang lebih membuat tangan begitu istimewa adalah karena mempunyai frekuensi tinggi dalam bersentuhan dengan benda-benda atau barang disekitar tubuh.

Tangan merupakan salah satu penghantar utama masuknya kuman/mikroba penyebab penyakit sedangkan mulut dan hidung merupakan jembatan masuknya benda-benda, bakteri & virus ke dalam tubuh, bakteri/mikroba tersebut masuknya dapat melalui makanan dan minuman yang menempel ditangan kita, atau bahkan secara sengaja atau tidak sengaja tangan bersentuhan dengan mulut dan hidung kita sendiri.

Tentu keadaan tangan tidak selalu dalam kondisi bersih/steril karena seringnya menyentuh atau memegang benda/barang, misalnya; memegang telepon, bersalaman, memegang hewan peliharaan, habis berkebun, main diluar rumah, membersihkan selokan, menutup bersin/flu dengan tangan dan masih banyak pekerjaan yang dilakukan oleh sepasang tangan kita. Celakanya, anak kecil amat suka memegang berbagai benda bahkan memasukkan tangan atau benda apa saja ke dalam mulut mungilnya karena pengetahuan dan kesadarannya masih kurang.

Setelah melakukan berbagai macam “aktifitasnya” tangan merupakan tempat berkumpulnya berbagai macam baktei, kuman/mikroba penyebab penyakit. Berbagai macam penyakit yang bisa ditimbulkan oleh kuman/mikroba yang menempel ditangan antara lain; virus influenza yang menyebabkan influenza/flu, virus H5N1 yang menyebabkan flu burung, virus H1N1 penyebab flu babi, flu burung dan flu babi adlah jenis flu yang sangat berbahaya dan mematikan!, selain itu meningitis, virus hepatitis penyebab penyakit hepatitis A, C (gangguan hati), penyakit kulit, gangguan usus dan diare. Diare merupakan penyakit yang sering muncul karena kebiasaan cuci tangan yang jelek, terutama pada anak-anak yang menderita diare akut sering berujung pada kematian.

Mengingat pentingnya cuci tangan terhadap kesehatan tubuh, Stikes Muhammadiyah Bojonegoro mengadakan sosialisasi cuci tangan kepada Sekolah sekolah SMA/MA/SMK sedeajat di wilayah eks karesidenan bojonegoro (Bojonegoro,Tuban,Lamongan). Mulai dari sekolah yang berada di kota maupun di wilayah pelosok, semua di kunjungi untuk memberikan pemahaman akan pentingnya cuci tangan. Bukan hanya itu Stikes Maboro juga mengajarkan cara cuci tangan yang benar menurut “WHO” (World Health Organization ).

Tujuan dilaksanakanya kegiatan ini dilatar belakangi karena kepedulian Stikes Maboro terhadap masyarakat Bojonegoro khususnya para pelajar dan generasi muda agar terhindar dari penyakit baik yang disebabkan virus maupun bakteri. Selain sosialisasi cuci tangan dan pemahaman kesehatan mahasiswa juga dikenalkan dengan Stikes Maboro mulai dari perkuliahan, cara kerja, dan peluang kerja di Stikes Maboro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Assalamualaikum wr wb, Ada yang bisa kami bantu?